Monthly Archives: March 2020

Wabah Corona Covid-19

Well …

Akhirnya wabah itu datang juga ke Indonesia. Tamu yang tak diundang, tak diminta bahkan kalau dapat diusir jauh-jauh ….
Di tengah berbagai masalah yang melanda, Indonesia ditambah dengan ujian baru dengan datangnya wabah Virus Corona Covid-19.
Tentu ini mengkhawatirkan sekali, sebab begitu cepatnya penyebaran wabah ini memerlukan penanganan yang cepat.
Indonesia dihadapi dengan budaya kurangnya kepatuhan atau kurang disiplin terhadap kebijakan baru. Tidak mudah mengajak rakyat kebanyakan untuk mematuhi apa yang menjadi rekomendasi pemerintah dan para ahli dengan berbagai alasan yang secara logika masuk akal.
Jika satu metode social distance yang direkomendasikan sebagai upaya memperlambat perkembangan virus ini, ternyata masih ada sebagian yang tidak mematuhinya. Miris sekali jika yang melanggar barangkali tergolong dari orang-orang yang seharusnya lebih mematuhi karena tingkat pendidikan dan jabatannya yang perlu menjadi contoh. Tapi inilah Indonesia, selalu ada kata yang membuat kening kita berkerut ( baca :
https://regional.kompas.com/read/2020/03/18/19511181/kronologi-5-pejabat-pdam-cianjur-pelesir-ke-eropa-di-tengah-wabah-corona?page=all .)

Terlepas dari itu semua, seyogyanya kita membantu pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran yang lebih luas, prediksi jumlah penduduk Indonesia akan mencapai 269,6 juta jiwa pada 2020 terlalu besar untuk dipertaruhkan. Apalagi di kota-kota besar, oleh sebab itu beberapa kebijakan Gubernur/Walikota/Bupati untuk secara proaktif mengurangi percepatan penyebaran dengan berbagai langkah sudah tepat. Masyarakat harus mendukung ini, kemudian bagaimana dengan masyarakat yang sehari-harinya sangat tergantung dengan pekerjaan di luar seperti buruh harian dsb ?

Nah, pemerintah tentu punya data, alangkah lebih eloknya jika pemerintah memberikan bantuan yang sifatnya sementara tetapi mengharuskan semua orang mengisolasi diri terlebih dahulu dan memaksa perusahaan/instansi /institusi untuk dapat bekerja di rumah (work from home), ada hikmah dibalik ini, terlihat beberapa institusi pendidikan yang telah siap dengan sistem belajar online (e-learning) merespon dengan cepat dan langsung dapat mengimpelementasikannya, hikmahnya internet kini dapat lebih dirasakan kebermanfaatannya di dunia pendidikan dan dunia kerja atau bisnis. Tercatat beberapa operator mendukung program edukasi ini, satu diantaranya operator Ooredoo yang lebih dikenal dengan Indosat memberikan paket gratis edukasi sebesar 30GB untuk dipergunakan para pelajar/mahasiswa/guru/dosen. Saya mendapatkan pertama kali informasi ini langsung dari seorang sahabat lama manajer Indosat, sebelum saya sebar saya coba terlebih dahulu di nomor saya dan ketika berhasil baru saya sebar uniknya, ini benar-benar gratis, sebab pada waktu mendaftarkan saya tidak memiliki pulsa kecuali tinggal seribuan rupiah itu. Sekarang ini rasanya untuk prepaid jarang sekali terisi pulsa, sebab ketika ada paket data dan wifi rasanya sudah cukup aman, jika harus menggunakan seluler call saya masih mengandalkan nomor pasca bayar saya oleh-oleh dan kenangan nomor opers yang saya gunakan ketika masih aktif bekerja di operator telekomunikasi.

Saatnya berbenah, saya senang anak di rumah belajar lebih memanfaatkan hotspot di rumah lebih giat dengan tugas-tugas dari guru mereka. Artinya tindakan ‘isolasi diri’ sementara ini tidak membosankan jika diisi dengan berbagai kegiatan positif, sementara saya sendiri masih dapat melakukan bimbingan terhadap mahasiswa binaan untuk persiapan mereka seminar dengan membaca laporan dan proposal mereka sekaligus memberikan tanggapan tanpa harus bertatap muka, cukup efektif dan mereka dapat langsung memperbaikinya, bahkan jika bersedia kita dapat menggunakan aplikasi video conference yang bisa terhubung ke laptop mereka dan langsung memberikan arahan cara dan teknik perbaikannya dengan menggerakan mouse mereka dari rumah kita. Aplikasinya ? cukup banyak yang gratis, sebut saja Team Viewer, VNC dan AnyDesk. Saya pribadi prefer menggunakan Webex. Siapa yang tak kenal juara 1 nya dunia networking kalau bukan produk-produk dari Cisco ini.

Silahkan berkreasi anak-anak didik, adik-adik mahasiswa, rekan sejawat guru dan dosen, tetap berkarya dimanapun berada.

Salam Virtual ….