Bagi Siapapun Pejuang Kebaikan, Pasti Akan Menemui Kawan Maupun Lawan

Saya senang dengan perkataan seorang tokoh bahwa dimanapun kita menginginkan kebenaran dan kebaikan, maka disitu kita akan dihadapkan dengan lawan, tetapi jangan lupa dan berputus asa dengan hal itu, karena begitu banyak orang-orang baik yang menginginkan kebenaran dan itu perlu kita perjuangan.

Memanglah orang yang hendak membawakan kebenaran itu, siapapun juga ,  ibarat orang berdiri antara dua pihak. Kawan dapat, musuh pun dapat. Keduanya datang bersama sama. Hanya orang yang tidak mempunyai musuh yang tidak mempunyai kawan. Jadi kalau saudara mau mempunyai banyak kawan, maka musuh saudara pun akan banyak.

Tidaklah Allah memberikan kepada orang yang berjuang itu kawan saja tanpa lawan. Kalau memang lawan sudah tidak ada, tentu tidak ada lagi perjuangan.

Sukarnya, orang yang sedang memperjuangkan yang haq itu bila matanya hanya tertuju kepada banyaknya lawan lawan saja. Yang dilihatnya hanyalah dimana mana orang mengejek dan orang memaki lalu dia menjadi sesak nafas dan putus asa. Akan tetapi dia harus melihat juga bahwa Allah SWT mengadakan tiap tiap sesuatu dalam pasangan. Ini pun ada pasangannya. Sebagaimana ada wanita dan ada pria, ada negatif dan ada positif, ada haq dan batil, begitu pula ada kawan ada musuh.

Selama kita masih hidup dalam undang undang (sunnatullah) yang berlaku di dunia ini, kita harus yakin bahwa apabila kita bergerak dalam masyarakat manusia biasa, bukan malaikat, maka ketahuilah bahwa pekerjaan kita itu tidak akan terlepas dari orang yang setuju dengan orang yang tidak setuju.

M-Natsir

WHY Anak Buah Melakukan Kesalahan?

WHY Anak Buah Melakukan Kesalahan?


Hore!
Hari Baru, Teman-teman.

Salah satu penyebab rendahnya kinerja atasan adalah terjadinya kesalahan anak buah. Logis, karena anak buah yang melakukan kesalahan menimbulkan masalah yang akhirnya mempengaruhi aspek atau fungsi-fungsi lain dalam unit kerja itu. Kinerja atasan pun jadi terganggu. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Salahin saja anak buah.

“Nggak salah sih kalau menyalahkan yang salah. Kalau anak buah yang salah, ya salahin aja dia. Kan dia yang salah.”

Logis ya cara berpikir seperti itu? Iya. Logis banget. Dan akan lebih logis lagi kalau dilanjutkan dengan pertanyaan;”WHY anak buah saya melakukan kesalahan?”

Setiap atasan penting memiliki kebiasaan untuk bertanya seperti itu. Manfaatnya banyak. Pertama, terhindar dari sikap lempar tanggungjawab. Anda mungkin tidak bermaksud blaming alias nyalahin anak buah. Saya percaya itu.

Namun kesalahan anak buah yang tidak dicari dan diselesaikan akar masalahnya akan membuat kejadian itu berulang. Dan Anda kembali menyalahkan mereka. Sehingga dimata anak buah, Anda adalah atasan yang bisanya cuman nyalahin orang lain. Merusak reputasi Anda juga kan akhirnya.

Kedua, jika tidak paham WHY anak buah melakukan kesalahan, maka hal itu bakal berulang lagi, dan lagi. Kita tidak ingin unit yang kita pimpin ini berkinerja buruk karena kesalahan yang sama kan? Jadi, kalau anak buah salah; dicari WHY-nya. Bukan sekedar menunjuk hidungnya.

Ketiga, kalau sudah tahu WHY-nya, kita bisa mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasinya. Mungkin tidak harus Anda yang menyelesaikannya. Namun, Anda bisa mengarahkan anak buah cara mengatasi masalah itu.

Ingin mengundang DeKa untuk bicara di Perusahaan Anda? Hubungi Dadang di 0812 19899 737 atau Ms. Vivi at 0812 1040 3327

Kalau masalah itu tidak bisa selesai dilevel anak buah, maka atasannya mesti turun tangan kan? Eh, atasannya kan Anda ya? Jadi suka atau tidak, sebagai seorang atasan Andalah yang bertanggungjawab atas kualitas dan kinerja anak buah. Bukankah itu fungsi seorang atasan?

Salam hormat,
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman – 10 Februari 2015
Author, Trainer, and Professional Public Speaker
DK: 0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327
PIN BB DeKa : 2A495F1D

Catatan kaki:
Cara paling gampang menyelesaikan masalah bagi seorang pimpin adalah menimpakan kesalahan itu kepada anak buahnya. Namun, itu bukan cara yang benar. Sebab seorang atasan, turut bertanggungjawab terhadap kesalahan yang terjadi didalam unit kerjanya.

 

Sumber : http://www.dadangkadarusman.com/2015/02/10/why-anak-buah-melakukan-kesalahan/

Menghilangkan Pop Up Mifi Sierra Wireless AirCard 753S Mobile Hotspot – 42 Mbps DC-HSPA

UntitledAgar tampilannya bersih seperti ini, cukup import konfigurasi berikut … RAMUAN YUDI export_ULTIMATE_SIERA_MIFI

jika diteliti ada konfigurasi yang kurang.

Penampakannya sebagai berikut :

oke

Ingin menambah jumlah maksimal client (default 5) ?

depoke